Tips Sukses Memulai Bisnis Ala Pengusaha Milenial Pencetak Rp600 Juta Per Bulan

Sabtu, 13 Juli 2019 20:00 Reporter : Dwi Aditya Putra

Tips bisnis Teuku Dharul Bawadi. ©2019 /Dwi Aditya Putra

– Owner Bawadi Coffee, Teuku Dharul Bawadi, memberikan beberapa tips sukses untuk pelaku usaha yang ingin memulai bisnis baru. Menurutnya, untuk mengawali usaha hal yang paling pertama dilakukan adalah mempromosikan mereknya, kemudian baru menentukan produknya.

BERITA TERKAIT

“Jadi untuk mulai usaha pertama kita promosi dulu. Kalau saran saya sebagai pemula lebih bagus kita promosikan brandingnya dari pada ciptakan produknya,” katanya saat berbincang dengan , di Jakarta , Sabtu (13/7).

Bagi Bawadi, urusan produk nomor dua, namun branding lah yang menjadi kekuatan utama untuk melakoni bisnis yang baru ditempuh. Branding menjadi tolak ukur apakah merek yang ditawarkan mudah diterima masyarakat.

“Karena kenapa? Setelah kita membranding melalui media sosial dan lain-lain, nanti akan ada pendapat dari orang lain misalnya ada kekurangan. Jadi dibranding dulu baru ciptakan produk,” katanya.

Setelah produk sudah terpikirkan dibenak pelaku usaha, hal pertama yang perlu dilakukan baru memulai pemasaran. Ini bisa dimulai dengan keluarga terdekat bahkan tetangga terlebih dahulu. Setelah mendapatkan respon yang positif baru kemudian diperluas pasarnya.

“Jangan ambil tindakan misalnya langsung produksi massal. Dari situlah kebanyakan UMKM yang gagal. Sebenernya kita bisa memulai step by step lebih bagus daripada langsung,” katanya.

Pria berusia 30 tahun ini juga menekankan, yang paling penting untuk mengawali sebuah usaha adalah berpegang teguh kepada prinsip. Prinsip yang harus ditanamkan terlebih dahulu adalah kejujuran dan kepercayaan. “Karena untuk membuat semua usaha kalau tidak jujur itu tidak akan bisa terbangun,” imbuhnya.

Kemudian tidak kalah penting adalah juga adalah masalah penampilan. “Kalau kita bermain ke luar negeri, misalnya ada beberapa event yang saya ikut kalau kita penampilannya biasa, orang kurang menarik. Tapi dari segi penampilan kalau kita bisa memberikan lebih kepada orang lain dari penampilan, dia tidak akan mempertanyakan hal-hal sepele,” jelasnya.

Dan yang paling utama adalah tawakal. Sebab tanpa ini, biasanya semua tidak akan berjalan dengan apa yang direncanakan. “Sebenernya ini adalah yang pertama tanpa kita memohon, dan tanpa tawakal itu semua tidak akan berjalan,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Bawadi Coffee merupakan pelaku UMKM yang berhasil merambah hingga luar negeri. Hingga saat ini terdapat delapan negara asal tujuan ekspor diantaranya Malaysia, Singapura, Canada, China, Thailand, Brunei, Australia dan India,

Adapun omzet penjualan Bawadi Coffee sendiri kini mencapai sebesar Rp 600 juta per bulan. Angka tersebut setara dengan 20 kali lipat dari modal awal membangun bisnis yang hanya sebesar Rp30 juta.

bim


Baca Juga:

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>